STAI Hikmatul Fadhillah Akan Gelar Wisuda, Lulusan Wajib Hafiz Surat Alquran

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hikmatul Fadhillah akan menyelenggarakan wisuda mahasiswanya untuk angkatan ke-4 dan ke-5 pada tanggal 13 April 2017 mendatang.

“Mereka dinilai sudah menyelesaikan studinya dengan baik di sini hingga akan diwisuda nanti,” kata Henni Syafriana Nasution, MA ketua Prodi PGMI Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hikmatul Fadhillah saat ditemui, Rabu (6/4/2017).

Dia mengatakan para mahasiswa yang nantinya diwisudah dan dinyatakan lulus akan memperloleh izajahnya langsung. Kegiatan wisuda nanti akan digelar di Asrama Haji Medan.

Bagi para lulusan yang ingin wisuda kata Henni diwajibkan bagi mereka untuk menghafal surat Alquran, “Sebelum mereka menghafal surat Alquran belum boleh ikut sidang, jadi mereka harus hafiz quran seperti Surat Ar-Rahman baru boleh sidang,” kata Henni.

Menurutnya inilah istimewanya program studi PGMI di yayasan mereka, hingga membuat mereka berbeda dibandingkan dengan program studi pendidikan guru formal lainnya.

Saat ini STAI Hikmatul Fadhillah memiliki dua program studi unggulan untuk menempa calon tenaga pendidik agama Islam secara profesional yakni Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibdidaiyah (PGMI) dan Prodi Manajement Pendidikan Islam (MPI) untuk sekolah dasar tingkat Strata 1 (S1).

Sementara itu Himatul Fadhillah selaku ketua Yayasan Hikmatul Fadhillah saat ditemui mengatakan kalau prodi MPI baru diselenggarakan setahun yang lalu untuk mengakomodir tenaga pendidik yang ingin mengasah ilmu admistrasi pendidikannya.

“Kepala sekolah yang bergerak di PGMI ini bisa mengatur administrasi hingga kurikulumnya di manajemen pendidikan inilah,” katanya.

Sama dengan prodi PGMI, program MPI di Hikmatul Fadillah juga program pendidikan Strata 1.

Hingga diharapkan bagi mereka yang menempuh jurusan manajemen pendidikan agama Islam bisa melanjutkan di sini.

Hikmatul mengatakan kalau saat ini menerima transfer program studi PGMI bagi guru madrasah yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang strata 1.

“Sekarang ini kan kalau kita ingin mendapatkan sertifikasi (guru) harus linier. Tidak boleh guru yang belum S1 dari jurusan umum untuk mengajar di MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) sekarang harus mengambil izajah PGMI,” katanya.