Hj. Hikmatul Fadhillah, S.H., M.M. Dorong Pembinaan Ruhani Perempuan Lewat Pengajian di Medan Labuhan

Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Hikmatul Fadhillah, Hj. Hikmatul Fadhillah, S.H., M.M., kembali menunjukkan dedikasi dan komitmennya terhadap pengabdian masyarakat melalui kegiatan pembinaan spiritual yang difokuskan kepada kaum ibu. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 22 Juli 2025, di Medan Labuhan, dengan menggelar pengajian yang dihadiri lebih dari 200 jamaah perempuan dari berbagai kalangan.
Pengajian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara YPI Hikmatul Fadhillah dengan Persatuan Perempuan Tauhid Tasawuf (P2T) Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi yayasan dalam memperkuat aspek ruhani dan moral masyarakat, khususnya perempuan yang selama ini menjadi pilar utama dalam membina keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Materi pengajian yang dibahas berfokus pada dua aspek penting dalam pembangunan spiritual: pembersihan hati dan kaji diri. Meski bukan tema resmi kegiatan, dua hal ini menjadi inti dari isi tausiyah yang disampaikan oleh narasumber dari P2T. Para peserta tampak antusias menyimak setiap rangkaian acara, mulai dari pembukaan, sambutan, hingga penyampaian materi dan sesi interaktif. Keseluruhan suasana berlangsung dalam nuansa yang tenang, penuh kekhusyukan, dan sarat dengan kehangatan ukhuwah.
Dalam sambutannya, Hj. Hikmatul Fadhillah menekankan pentingnya posisi kaum ibu sebagai garda terdepan dalam membina peradaban. Ia menyampaikan bahwa perempuan memiliki potensi besar sebagai agen perubahan sosial dan moral dalam masyarakat.
“Kita tahu bahwa perempuan adalah rahimnya peradaban. Untuk itulah saya selalu berpikir bagaimana para kaum ibu ini dapat dibina, diperkuat hati dan jiwanya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa membina kaum ibu berarti membina generasi. Hal itu dimulai dari perbaikan hati dan penataan diri.
“Pembinaan terhadap kaum ibu berarti membina peradaban. Hal yang pertama harus dilakukan adalah memperbaiki hati, memperbaiki diri. Itulah yang menjadi maksud dari kegiatan ini,” tambahnya dalam sambutan yang disambut dengan penuh perhatian oleh seluruh jamaah.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarperempuan lintas usia dan latar belakang. Ikatan emosional dan spiritual tampak terbangun kuat sepanjang kegiatan berlangsung. Tidak sedikit peserta yang secara aktif menyampaikan refleksi pribadi dan pengalaman hidupnya dalam sesi tanya jawab, terutama terkait dengan tantangan menjaga ketenangan batin dan mengelola emosi dalam kehidupan rumah tangga.
Materi yang disampaikan oleh narasumber dari P2T ditekankan pada praktik membersihkan hati dari sifat-sifat tercela, seperti iri, dengki, sombong, dan mudah marah, serta mengajak para jamaah untuk terus melakukan muhasabah atau introspeksi diri; dan membangun kesadaran bahwa ketenangan hidup bermula dari keikhlasan hati dan keteguhan jiwa. Gaya penyampaian narasumber yang komunikatif dan hangat membuat suasana pengajian terasa hidup, menyentuh, dan menggugah kesadaran batin peserta.
Selain aspek ruhani, kegiatan ini juga memberikan dampak sosial yang positif. Beberapa peserta mengaku bahwa melalui pengajian ini mereka merasa lebih dihargai dan diperhatikan sebagai perempuan, khususnya dalam peran mereka sebagai ibu rumah tangga yang kerap menghadapi beban psikologis dan sosial yang tidak ringan. Kegiatan seperti ini menjadi ruang aman dan nyaman bagi mereka untuk belajar, berbagi, dan dikuatkan secara bersama-sama.

Hj. Hikmatul Fadhillah menyatakan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala. Penguatan nilai-nilai spiritual, menurutnya, merupakan pilar penting dalam strategi pembangunan masyarakat madani. Bukan hanya pembangunan fisik dan ekonomi yang menjadi perhatian, melainkan juga pembinaan batiniah yang menjadi sumber ketenangan, kekuatan, dan keberkahan hidup.
Hj. Hikmatul Fadhillah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan tim P2T Sumatera Utara atas sinergi yang terbangun. Ia berharap, kolaborasi ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi-organisasi keagamaan lainnya untuk turut aktif membina dan memperkuat ruhani kaum perempuan di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan pengabdian ini, YPI Hikmatul Fadhillah terus mengukuhkan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya bergerak dalam bidang pendidikan formal, tetapi juga aktif menjangkau masyarakat luas melalui pembinaan nilai, akhlak, dan spiritualitas. Dengan mengedepankan pendekatan dialogis dan penuh kasih sayang, yayasan berharap mampu menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil-‘alamin ke dalam denyut nadi kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama kaum perempuan yang menjadi pilar utama ketahanan keluarga dan penjaga moral generasi.
Komentar Terbaru